Pages

Pengertian Kata Baku dan Fungsinya

Apa itu kata baku? kata yang tata cara pengucapan dan penulisan sesuai kaidah atau ketetapan standar yang sudah dibakukan. Kaidah standar yang  telah dibakukan maksudnya yaitu berupa pedoman EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) dalam berbahasa Indonesia, tata bahasa baku, dan kamus umum.  Kamus bahasa Indonesia dalam hal ini bisa dijadikan sebagai rujukan supaya mengetahui bahasa baku. Sifat yang dimiliki ragam kata baku yaitu mempunyai ketetapan yang dinamis, maksudnya yaitu memiliki kaidah dan aturan standar bahasa. Dalam situasi yang resmi kata baku sering digunakan, misalnya dalam berpidato, seminar, karya ilmiah dan lain-lain.
Fungsi kata baku secara umum dalam bahasa yaitu seperti berikut ini:
- Sebagai kerangka acuan, maksudnya yaitu kata-kata baku dijadikan sebagai patokan atau acuan benar atau tidaknya bahasa yang digunakan oleh seseorang.
- Sebagai pembawa kewibawaan, penerapan kata bakau dalam sebuah bahasa bisa menunjukkan kewibawaan seseorang yang menggunakan kata baku tersebut.
- Sebagai pemberi kekhasan, dalam berbahasa, pembakuan kata bisa menjadikan pembeda dengan kelompok pengguna bahasa yang lain.
- Sebagai pemersatu, dalam bahasa kata baku bisa mempersatukan sekeumpulan orang menjadi satu kesatuan kelompok masyarakat bahasa.
Itulah penjelasan yang dapat kami uraikan tentang Pengertian Kata Baku dan Fungsinya, semoga apa yang kami uraikan tersebut dapat memberikan manfaat kepada anda.

Read more >>

Ciri-ciri Pantun dalam Karya Sastra

CIRI-CIRI PANTUN - Pantun mempunyai ciri-ciri tertentu, berdasarkan bentuknya. Ciri-ciri inilah yang membuatnya bisa disebut pantun, dan ciri-ciri ini tidak diperbolehkan untuk diubah, apabila diubah maka pantun tersebut bisa menjadi gurindam, sloka, atau bentuk puisi lama yang lain. Berikut ini adalah Ciri-ciri pantun:
- Setiap bait terdiri dari empat  larik (baris)
Yang menjadi ciri pantun pertama yaitu terletak pada penulisan bait-baitnya.  Aturan dalam sebuah pantun itu bawa setiap bait harus di isi dengan empat larik atau barus, tidak boleh kurang atau lebih.
- Setiap baris terdiri dari  8 hingga 12 suku kata
Ciri yang dimiliki pantun yang ke dua yaitu setiap hal setiap barisnya terisi jumlah kata 8-12 suku kata. Karena pantun yang baik yaitu setiap baris terisi 8 hingga 12 suku kata. Ini tujuannya supaya irama yang dimiliki pantun tersebut tetap terjaga dan terasa indah.
- Setiap baris Rima akhirnya adalah a-b-a-b
Ketika pantun kita baca, akan terasa irama yang indah mengiringi kata-kata dalam pantun yang kita ucapkan. Hal tersebut dikarenakan rima pantun mempunyai pola yang teratur. Rima merupakan salah satu ciri khas dalam sebuah pantun, rima dalam pantun yaitu berpola a-b-a-a-b.
- Larik/Baris ke-3 dan ke-4 adalah isi
Sebuah pantun yang jumlah barisnya terdiri dari 4 baris terbagi atas: baris ke-1 dan ke-2 merupakan sampiran dan  Baris ke-3 dan ke-4 merupakan isi. Pada bagian sampiran bisa disebut juga sebuah ungkapan “basa-basi”. Bagian isi merupakan maksud yang sebenarnya dari pantun tersebut.
- Bagian  sampiran dan isi harus masuk akal
Sampiran dan isi dalam sebuah pantun merupakan sesuatu yang tidak sama, akan tetapi saling terkait membentuk arti dalam sebuah pantun. Sebuah pantun dapat dikatakan baik apabila ada keterkaitan yang masuk akal antara bagian isi dengan sampiran, yang membentuk satu kesatuan secara bersama-sama dalam menyampaikan maksud dari  pantun tersebut.
Demikian penjelasan dari kami tentang Ciri-ciri Pantun dalam Karya Sastra, semoga dapat menambah wawasan kita.
Read more >>

Pengertian Pantun dari Berbagai Daerah

Dalam pengertian sederhana pantun adalah suatu jenis puisi lama yang telah terkenal luas di semua wilayah nusantara. Setiap daerah hampir kenal dengan yang namanya “pantun” namun mempunyai istilah yang berbeda-beda sesuai daerahnya masing-masing. Istilah pantun ada di berbagai bahasa di nusantara, dalam bahasa Tagolog (tonton), dalam bahasa Jawa (tuntun), dalam bahasa Toba (pantun), mempunyai arti yang mirip, yakni sebuah ucapan yang teratur, bentuk kesatuan, arahan yang mendidik. Dari kata pantun yang menarik adalah dalam bahasa Simalangun artinya sindiran, sedangkan dalam bahasa sunda kata sisindiran mempunyai arti bentuk puisi yang dikenal dengan pantun. Istilah pantun di jawa tengah disebut dengan parikan, di daerah Toraja pantun dikenal dengan bolingoni. Pantun sering di gunakan dalam kesenian tradisional diantaranya yaitu di Makassar: kelong-kelong, di Banyuwangi: gandrung, di Banjarmasin: ahui dan tirik, di Surabaya: ludruk, di Jawa Barat: nyanyian doger.
Demikian penjelasan yang dapat kami uraikan tentang Pengertian Pantun dari Berbagai Daerah, semoga dapat menambah pengetahuan kita.

Read more >>

Pengertian Majas Ironi dan Contohnya

Kata Ironi berasal dari kata dalam bahasa Yunani "eironeia" yang artinya “berpura-pura tidak mengerti”. Majas ironi adalah majas yang menyatakan sesuatu dengan makna yang berlawanan (memberikan sindiran). Majas ironi dalam menyatakan sesuatu menyatakan kebalikan dari maksud yang sebenaranya terjadi. Bisa juga dikatakan kalau majas ironi itu sifatnya menutup-nutupi dan menyembunyikan. Karena menyembunyikan makna sebenarnya maka majas ironi bisa juga disebut sebagai praktik kepura-puraan. Makna yang dimaksudkan dalam majas ironi bertentangan dengan apa yang diucapkan/ dikatakan. Ironi sifatnya halus namun bisa juga memberikan pernyataan makna yang kasar. Pengelompokan Majas ironi ini dikelompokkan dalam majas sindiran atau pertentangan.
Supaya anda lebih memahami apa itu majas ironi, di bawah ini kami berikan beberapa contoh majas ironi yang bisa menambah pembahaman anda, silahkan diperhatikan:
Contoh Majas Ironi 1
"Enak sekali masakan yang kamu buat ini, rasanya pedas dan asin sekali"
Kalimat tersebut bertentangan pada kata enak sekali dengan kata pedas dan asin sekali, sehingga disebut dengan majas ironi.
Itulah penjelasan yang dapat kami jelaskan tentang Pengertian Majas Ironi dan Contohnya, semoga bisa menambah pengetahuan anda.
Read more >>

Pengertian Majas Alegori dan Contohnya

Asal mula kata Alegori berasal dari kata allegorein (bahasa  Yunani) yang secara harfiah artinya “ungkapan yang sebalinya”. Secara umum pengertian alegori yaitu bicara mengenai sesuatu hal namun artinya adalah hal yang lainnya. Majas alegori yaitu uraian secara rinci mengenai suatu pokok, yang dituliskan sedemikian rupa seolah-olah menceritakan suatu hal yang tidak ada kaitannya/ berlainan, namun sebenarnya ada kaitannya. Alegori merupakan sebuah gaya bahasa perbandingan dalam kesatuan yang utuh, yang berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Majas alegori adalah majas perbandingan yang menunjukkan satu perbandingan yang utuh, perbandingan yang digunakan membentuk kesatuan menyeluruh. Selain itu majas alegori juga bisa diartikan sebuah majas yang menyatakan menggunakan cara lain.
Supaya lebih memahami tentang majas alegori, silahkan perhatikan beberapa contoh majas alegori berikut ini:
Contoh Majas Alegori 1
Belajar ketika masih kecil bagaikan mengukir di atas batu yang bisa jadi karya seni yang indah. Belajar ketika sudah tua bagaikan mengukir di atas air yang mustahil akan memperoleh hasil. Di waktu masih muda adalah kesempatan belajar yang baik., apabila sudah tua kemampuan untuk belajar akan semakin berkurang dikarenakan faktor usia.
Demikian apa yang dapat kami jelaskan tentang Pengertian Majas Alegori dan Contohnya, semoga apa yang kami jelaskan tersebut dapat memberikan manfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Simile dan Contohnya

Sebelumnya kami bahas dulu asal mula kata simile, dalam bahasa latin kata simile artinya seperti. Sedangkan dalam bahasa melayu simile dikenal dengan perumpamaan, yaitu dua hal yang tidak sama diperbandingkan. Karena itulah, dapat dijelaskan kalau majas simile adalah majas yang kalimatnya membandingkan antara 2 hal yang berbeda secara hakiki, namun dianggap mengandung segi yang sama/ serupa. Kesamaan atau keserupaan itu dinyatakan secara langsung/ eksplisit/ secara jelas. Untuk menyatakan keserupaan tersebut dilakaukan dengan kata “bagai”, “seperti”, “laksana”, “bak, dan sebagainya. Majas simile dikelompokkan ke dalam majas perbandingan karena sifatnya yang membandingkan sesuatu.
Supaya lebih paham tentang majas simile, berikut ini kami berikan beberapa contoh majas simile, silahkan dipahami dengan baik.
Contoh Majas Simile 1
"Rambutnya laksana mayang terurai"
Termasuk majas simile karena kata laksana mengumpamakan rambut dengan mayang yang terurai.
Semoga penjelasan yang kami berikan tentang Pengertian Majas Simile dan Contohnya di atas dapat bermanfaat dan dapat anda pahami dengan baik.
Read more >>

Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya

Metonimia merupakan kata yang diambil dari kata dalam bahasa yunani yaitu meto dan anoma. Meto artinya “menunjukkan perubahan” sedangkan anoma artinya “nama”. Sehingga dapat disimpulkan majas metonimia adalah sebuah gaya bahasa yang memakai suatu kata untuk mengungkapkan suatu hal yang lainnya, karena memiliki hubungan yang erat. Dengan kata lain majas metonimia adalah majas yang memakai nama barang atau merek dagang untuk menggambarkan sesuatu dipakai sehingga kata tersebut berasosiasi terhadap benda secara keseluruhan. Pengertian lain tentang majas metonimia adalah majas yang menggunakan nama hal atau nama ciri yang dikaitkan dengan benda, orang, atau suatu hal, yang dipakai sebagai penggantinya. Contohnya, dalam menyebutkan sepeda motor, hanya dengan menyebutkan nama merknya saja, maka orang sudah mengerti bahwa apa yang kita maksudkan itu sepeda motor.
CONTOH MAJAS METONIMIA
Untuk lebih memahami tentang majas metonimia, berikut ini kami berikan beberapa contoh majas metonimia, silahkan dipahami.
Contoh Majas Metonimia 1
"Jama'ah haji berangkat ke tanah suci naik Garuda Indonesia"
Kata "Garuda Indonesia" dimaksudkan pesawat karena Garuda Indonesia merupakan merk maskapai penerbangan. Sehingga artinya menjadi Jama'ah haji berangkat ke tanah suci naik pesawat. Jadi contoh kalimat tersebut merupakan majas metonimia.
Semoga setelah membaca penjelasan tentang Pengertian Majas Metonimia dan Contohnya tersebut anda bisa mempunyai pemahaman yang baik tentang majas tersebut. Sekian dari kami dan semoga bermanfaat.
Read more >>

Pengertian Majas Litotes dan Contohnya

Majas litotes adalah majas yang menggambarkan keadaan dengan kata yang artinya berlawanan dengan keadaan yang sebenarnya (kenyataannya) tujuannya yaitu untuk merendahkan diri, tetapi  maksudnya untuk meninggikan. Dengan kata lain majas litotes yaitu majas yang mengecilkan keadaan yang sebenarnya terjadi atau mengecilkan suatu hal yang positif menjadi hal yang negatif. Majas litotes di dalam pengungkapannya yaitu melemahkan atau mengurangi kenyataan yang sebetulnya terjadi. litotes bisa juga mempunyai arti sebagai ungkapan yang berupa mengecilkan sebuah fakta dengan tujuan untuk menghaluskan atau menjaga kesopanan.
Untuk lebih memahami tentang majas litotes, anda perlu memahami beberapa contoh majas litotes berikut ini:
Contoh Majas Litotes ke-1
“Sebagai seorang bupati gaji saya hanya cukup untuk makan saja”
Pada contoh kalimat tersebut merupakan majas litotes (merendah), pada kenyataannya gaji seorang bupati cukup besar.
Demikian apa yang dapat kami jelaskan tentang Pengertian Majas Litotes dan Contohnya, semoga apa yang saya jelaskan bisa dipahami dengan baik.
Read more >>

Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya

Pengertian majas hiperbola adalah majas yang membesar-besarkan sesuatu hal atau mengandung sebuah pernyataan yang berlebih-lebihan. Dalam arti yang lebih rinci, Majas Hiperbola adalah majas yang membesar-besarkan atau melebihkan-lebihkan suatu hal dari apa yang sebenarnya dengan tujuan untuk meningkatkan kesan, memperhebat, daya pengaruh, baik ukuran, jumlah ataupun sifat-sifatnya. Tidak hanya dalam sebuah karya sastra saja kita menjumpai majas hiperbola, namun tanpa kita menyadarinya dalam percakapan sehari-hari kita sering menggunakan majas hiperbola. Pesan yang akan disampaikan bisa saja biasa-biasa saja tetapi akan terasa lebih wah apabila kalimat yang disusun sedemikian rupa menggunakan majas hiperbola. Dalam menceritakan suatu hal sengaja diberikan kesan sangat berlebih-lebihan/ hiperbola dengan tujuan untuk menarik perhatian pendengar ataupun pembaca.
Supaya lebih memahami tentang majas hiperbola, perlu anda perhatikan beberapa contoh majas hiperbola dibawah ini.
Contoh Majas Hiperbola ke-1:
"Tumpukan sampah di kota Jakarta itu setinggi gunung"
Kata “setinggi gunung” dalam kalimat tersebut merupakan kata yang melebih-lebihkan tumpukan sebuah sampah, sehingga disebut majas hiperbola.
Demikian penjelasan yang dapat kami bagikan tentang Pengertian Majas Hiperbola dan Contohnya, semoga bermanfaat dan mudah dipahami.
Read more >>

Pengertian Majas Metafora dan Contohnya

Pengertian Majas Metafora adalah majas yang menggambarkan sesuatu dengan perbandingan tepat dan langsung atas dasar sifat yang hampir sama atau yang sama. Pengertian lain menyebutkan bahwa majas metafora adalah penggunaan kelompok kata atau kata yang merupakan bukan arti kata yang sebenarnya, tetapi sebagai gambaran yang berdasarkan perbandingan atau persamaan. Yang menjadi ciri majas metafora yaitu pemakaian kata-kata kiasan dan adanya pilihan kata yang menyamakan suatu hal dengan hal yang lainnya. Majas metafora termasuk dalam kelompok majas perbandingan. Majas metafora di dalam membandingkan atau menyamakan suatu hal, memakai perbandingan secara langsung tanpa kata pembanding yang mengikutinya seperti laksana, bak atau bagai.
Supaya lebih memahami tentang majas metafora, di bawah ini kami berikan contoh contoh majas metafora yang perlu anda pahami.
Contoh ke-1
"Dari balik awan itulah dewi malam keluar dari persembunyiannya"
Contoh kalimat tersebut merupakan majas metafora karena mengibaratkan "Bulan" dengan "Dewi Malam".
Itulah penjelasan tentang Pengertian Majas Metafora dan Contohnya yang dapat kami uraikan, semoga bisa dipahami dengan mudah.
Read more >>

Pengertian Majas Personifikasi dan contohnya

Pengertian Majas Personifikasi adalah sebuah majas yang mengenakan sifat-sifat manusiawi (insani) terhadap sebuah benda mati sehingga membuat benda mati tersebut seolah-olah mempunyai sifat seperti benda hidup. Yang menjadi ciri khas majas personifikasi yaitu terdapat pilihan kata yang melekatkan sifat manusia terhadap benda mati sehingga menjadi seolah hidup. Selain itu majas personifikasi juga mempunyai gaya bahasa perbandingan yaitu membandingkan benda tidak dapat bergerak atau benda mati sehingga tampak seperti bergerak atau tampak hidup dan bisa berperilaku seperti makhluk hidup/ manusia. Karena itulah maka majas personifikasi dikelompokkan ke dalam majas perbandingan. Fungsi dari majas personifikasi yaitu untuk memberikan citraan atau bayangan angan yang konkret dan memberikan gambaran tentang situasi yang dilukiskan yang lebih jelas. Di dalam banyak jenis karya sastra seperti puisi, cerpen, lagu dan lain-lain penggunaan majas personifikasi banyak ditemukan di dalamnya.
Sebagai pelengkap dalam pemahaman tentang majas personifikasi, maka anda perlu memperhatikan contoh kalimat di bawah ini:
Contoh ke-1:
"Di malam hari angin berbisik menyampaikan salamku kepada dirinya"
Angin diibaratkan dapat berbisik ibarat seperti manusia.
Demikian penjelasan yang dapat kami bagikan kepada anda tentang Pengertian Majas Personifikasi dan Contohnya. Semoga penjelasan di atas dapat menambah pengetahuan anda.
Read more >>

Pengertian Majas: Apa itu Majas?

Pengertian majas secara sederhana yaitu cara menggambarkan sesuatu dengan langkah menyamakannya dengan sesuatu yang lainnya memakai pemilihan kata yang  menyatakan makna sebenarnya tidak secara langsung untuk mendapatkan efek tertentu dalam menggambarkan sesuatu. Jadi bisa diartikan bhwa majas adalah sebuah pengibaratan atau bisa dikatakan sebagai figure of speech, yaitu sebuah teknik yang secara khusus memakai bahasa figuratif (bahasa secara ekspresif).  Di dalam tesk sastra majas banyak dipakai, namun ada juga yang dipakai dalam teks non-sastra supaya pengguna bahasa pada saat mendeskripsikan tersebut lebih memahami suatu kenyataan. Terkadang majas juga dipakai untuk menghidupkan tulisan karangan dan juga membuat efek khayalan yang mempunyai nilai khas.
Itulah penjelasan yang dapat kami sampaikan tentang apa yang dimaksud majas.
Read more >>

Pengertian Lafal

Lafal adalah cara seseorang atau sekelompok orang dalam suatu masyarakat bahasa mengucapkan bunyi bahasa. Terkadang dalam berkomunikasi sering terjadi kesalahan karena belum memahami lafal, tekanan intonasi, dan jeda yang lazim/ baku dan yang tidak lazim. Untuk itu anda perlu memahami lafal, tekanan, intonasi dan jeda.
Dalam komunikasi lisan pelafalan huruf harus jelas dan tepat, melafalkan huruf harus sesuai dengan huruf tersebut, misalnya huruf /V/ dilafalkan /pe/ akan timbul salah pengertian.
Keyword: Pengertian Lafal, Lafal adalah, Lafal yaitu, Lafal merupakan, yang dimaksud Lafal, arti Lafal, definisi Lafal.
Read more >>

Pengertian Tekanan

Tekanan/ aksen adalah ucapan yang ditekankan pada suku tata atau kata sehingga bagian itu lebih keras (tinggi) ucapannya/ pelafalannya daripada bagian yang lain. Suara yang keras pada kata yang dipentingkan dalam suatu kalimat. Ketika berbicara tekanan harus sesuai dengan standar pengucapan setiap huruf bahasa atau standar pengucapan bahasa Indonesia.
Tekanan merupakan suatu jenis unsur supra segmental yang ditandai oleh keras atau lembutnya arus ditentukan oleh amplitudo getaran yang dihasilkan oleh tenaga yang lebih kuat atau lebih lemah. Untuk menandai hal yang dianggap lebih penting dari yang lain biasanya juga digunakan tekanan tertentu pada kalimat yang diucapkan. 
Keyword: Pengertian Tekanan, Tekanan adalah, Tekanan yaitu, Tekanan merupakan, yang dimaksud Tekanan, arti Tekanan, definisi Tekanan.
Read more >>

Pengertian Intonasi

Intonasi adalah lagu kalimat. Intonasi kalimat ialah gabungan dari bermacam-macam gejala yang umumnya disebut tekanan nada, tempo, dan jeda dalam mengucapkan satu kalimat.
Intonasi merupakan lagu kalimat yang meliputi nada atau tinggi dan rendahnya lagu kalimat, dan dinamik atau keras dan lemahnya lagu kalimat. Intonasi yang kurang pas bisa menyebabkan kesalahan dalam sebuah komunikasi. Untuk itu perlu memahami intonasi pada saat berkomunikasi, bercakap dengan orang lain. Pola intonasi setiap kalimat tergantung pada tujuan yang dimaksudkan oleh penutur, artinya apabila penutur bermaksud memberitahukan sebuah intonasi, sedangkan untuk menanyakan sesuatu maka pola intonasinya menurun, demikian pula ketika penutur bermaksud mengajak atau menyuruh pendengar maka pola intonasinya cenderung meninggi. Karena itu jika ditinjau dari segi intonasi atau ketersediaan tanda baca akhir dalam bahasa Indonesia dan tanggapan yang diharapkan maka kalimat dapat dibedakan menjadi:
1. Kalimat berita atau deklaratif yang ditandai dengan tanda titik (.)
2. Kalimat perintah atau kalimat imperatif yang ditandai dengan tanda seru (!)
3. Kalimat tanya atau interogatif yang ditandai dengan tanda tanya (?)
Keyword: Pengertian Intonasi, Intonasi adalah, Intonasi yaitu, Intonasi merupakan, yang dimaksud Intonasi, arti Intonasi , definisi Intonasi.
Read more >>

Pengertian Nada

Nada adalah tinggi rendahnya suara ketika kita mengucapkan kata dalam suatu kalimat. Jika seseorang dalam keadaan bersedih maka orang tersebut akan berbicara dengan nada yang rendah. Lain halnya jika seseorang dalam keadaan senang/ gembira atau marah, maka orang tersebut akan berbicara/ bersuara dengan nada. Sebuah pernyataan atau perintah akan selalu disertai nada yang khas sesuai dengan keaadaan.
Keyword: Pengertian Nada, Nada adalah, Nada yaitu, Nada merupakan, yang dimaksud Nada, arti Nada, definisi Nada.
Read more >>

Pengertian Tempo

Tempo adalah panjang pendeknya suara pada suku kata yang dipentingkan dalam suatu kalimat.
Contoh:
- Saya memesan 100 lembar kain batik (suku kata ya dilafalkan panjang, tinggi, dan lebih keras dibandingkan bagian atau kata lainnya).
- Saya memesan 100 lembar kain batik (pada bagian kata san mendapat tekanan dan lebih panjang dibandingkan suku kata lainnya).
- Saya memesan 100 lembar kain batik (tik mendapat tekanan meninggi dan dipanjangkan cara pengucapannya).
Keyword: Pengertian Tempo, Tempo adalah, Tempo yaitu, Tempo merupakan, yang dimaksud Tempo, arti Tempo, definisi Tempo.
Read more >>

Pengertian Jeda

Jeda atau kesenyapan adalah hentian sebentar dalam ujuran (sering terjadi di depan unsur kalimat yang mempunyai isi informasi yang tinggi atau kemungkinan yang rendah).
Contoh:
Anda menulis skenario/ kami yang akan mementaskannya.
Keyword: Pengertian Jeda, Jeda adalah, Jeda yaitu, Jeda merupakan, yang dimaksud Jeda, arti Jeda, definisi Jeda.
Read more >>

Pengertian Membaca cepat

Membaca cepat adalah teknik membaca untuk mendapatkan informai dengan cara langsung ke masalah atau fakta yang dicari. Membaca cepat merupakan salah satu metode membaca cepat yang dilakukan dengan membaca dalam hati. Dengan membaca cepat anda akan memperoleh informasi yang maksimal dalam waktu yang sesingkat-singkatnya dengan tingkat pemahaman isi bacaan yang tinggi pula.
Ukuran kecepatan membaca adalah kata per menit (KPM), yaitu ada beberapa kata yang dapat dibaca setiap menitnya rumusnya adalah:
Kecepatan = (Jumlah Kata/ Jumlah detik) X 60=…….. kata per menit.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membaca cepat adalah:
1. Jangan membaca kata demi kata. Biasakan untuk membaca kelompok kata demi kelompok kata.
2. Jangan mengulangi kata/ kalimat yang telah dibaca.
3. Jangan terlalu lama berhenti di awal baris atau kalimat karena akan memutuskan hubungan makna antarkalimat atau antarparagraf.
4. Carilah kata kunci yang menjadi tanda awal adanya gagasan utama sebuah kalimat.
5. Abaikan kata-kata lugas yang sifatnya berulang-ulang, misalnya kepada, yang , di, dari, dan sebagainya.
Keyword: Pengertian Membaca cepat, Membaca cepat adalah, Membaca cepat yaitu, Membaca cepat merupakan, yang dimaksud Membaca cepat, arti Membaca cepat, definisi Membaca cepat.
Read more >>

Pengertian Kata kerja

Kata kerja adalah kata yang menggambarkan proses, perubahan, atau keadaan yang bukan merupakan sifat. Dalam kalimat, kata kerja biasanya berfungsi sebagai predikat.
Contoh:
- Aryo menulis cerpen setelah sembahyang malam.
- Teknisi elektronik itu dengan cekatan mereparasi mesin cuci kakak sehingga bisa digunakan kembali.
- Semua mamalia menyusui anaknya.
Keyword: Pengertian Kata kerja, Kata kerja adalah, Kata kerja yaitu, Kata kerja merupakan, yang dimaksud Kata kerja, arti Kata kerja, definisi Kata kerja.
Read more >>

Pengertian Kata sifat (adjektif)

Kata sifat (adjektif) adalah kata yang menjelaskan rupa, keadaan, waktu, watak orang/ hewan, benda. Dalam kalimat, kata sifat biasanya berfungsi sebagai predikat, objek, dan penjelas subjek.
Contoh:
- Pemenang kontes ratu kecantikan itu selain cantik juga pintar.
- Bangsa Indonesia terkenal ramah dan suka menolong.
- Anak itu terlalu berani ketika bermain-main dengan binatang buas itu.
Keyword: Pengertian Kata sifat (adjektif), Kata sifat (adjektif) adalah, Kata sifat (adjektif) yaitu, Kata sifat (adjektif) merupakan, yang dimaksud Kata sifat (adjektif), arti Kata sifat (adjektif), definisi Kata sifat (adjektif).
Read more >>

Pengertian Kata benda (nomina)

Kata benda (nomina) adalah kata yang menunjukkan suatu benda konkret atau abstrak. Kata benda biasanya berfungsi sebagai subjek, objek, pelengkap, dan keterangan dalam kalimat.
Contoh:
- Setiap pemain Real Madrit mendapatkan hadiah mobil baru di awal musim ini.
- Arum adalah kembang desa yang memiliki kecantikan yang benar-benar mempesona.
- Pemprov DKI Jakarta bekerja keras untuk mengatasi banjir dan kemacetan.
Keyword: Pengertian Kata benda (nomina), Kata benda (nomina) adalah, Kata benda (nomina) yaitu, Kata benda (nomina) merupakan, yang dimaksud Kata benda (nomina), arti Kata benda (nomina), definisi Kata benda (nomina).
Read more >>

Pengertian Kata keterangan (Adverbia)

Kata keterangan (Adverbia) adalah kata yang member keterangan padda kata sifat, kata kerja, kata benda atau pada kalimat.
Kata keterangan ada yang berupa:
a. Kata dasar, contoh: mungkin, sudah.
b. Kata berimbuhan, contoh: seharusnya, sebenarnya.
c. Kata ulang, contoh: benar-benar, mati-matian, buru-buru.
Contoh:
- Bepergian keluar negeri sudah bukan suatu yang mengagumkan lagi karena hampir setiap orang mampu melakukannya.
- Seharusnya pemerintah bisa lebih baik lagi dalam mempersiapkan dan menyempurnakan kurikulum 2012 ini.
- Para pemain Juventus benar-benar termotivasi untuk memenangkan Liga Champion Eropa musim ini.
Keyword: Pengertian Kata keterangan (Adverbia), Kata keterangan (Adverbia) adalah, Kata keterangan (Adverbia) yaitu, Kata keterangan (Adverbia) merupakan, yang dimaksud Kata keterangan (Adverbia), arti Kata keterangan (Adverbia), definisi Kata keterangan (Adverbia).
Read more >>

Pengertian membaca cepat Skimming

Teknik Membaca Skimming yaitu membaca dengan cara melompati fakta dan detail dengan memusatkan perhatian untuk cepat menguasai ide-ide pokok. Membaca dengan cara skimming ini bertujuan untuk mendapatkan ide pokok.
Keyword: Pengertian membaca cepat Skimming, membaca cepat Skimming adalah, membaca cepat Skimming yaitu, membaca cepat Skimming merupakan, yang dimaksud membaca cepat Skimming, arti membaca cepat Skimming, definisi membaca cepat Skimming.
Read more >>

Pengertian membaca cepat Skanning

Teknik membaca Skanning yaitu teknik membaca untuk mendapatkan suatu informasi tanpa yang lain-lain sehingga langsung kepada masalah yang dicari. Dengan cara skanning ini anda dapat mencari informasi tertentu dalam suatu wacana, yaitu dengan mencari letak dibagian mana wacana tersebut memuat informasi yang anda butuhkan.
Keyword: Pengertian membaca cepat Skanning, membaca cepat Skanning adalah, membaca cepat Skanning yaitu, membaca cepat Skanning merupakan, yang dimaksud membaca cepat Skanning, arti membaca cepat Skanning, definisi membaca cepat Skanning.
Read more >>

Pengertian Ungkapan (idom)

Pengertian Ungkapan atau idom adalah kelompok kata/ gabungan kata atau frase untuk menyatakan suatu maksud dalam arti kiasan yang maknanya sudah menyatu dan tidak dapat ditafsirkan dengan makna kata yang membentuknya. Ungkapan dibentuk oleh kata-kata yang polanya terbentuk/ tersusun secara tetap, kata-kata itu tidak diubah susunannya dan tidak dapat pula disisipi dengan kata lain, makna katanya bersifat idiomatical yaitu makna sebuah kata, frase, dan bisa juga kalimat idiomatical yaitu makna sebuah kata, frase dan bisa juga kalimat yang menyinggung dari makna sebenarnya atau makna tertulis dalam kamus.
Dalam berkomunikasi dengan orang lain kadang-kadang atau sering menggunakan ungkapan, baik sebagai gaya berkomunikasi maupun untuk menghidupkan suasana, dengan penggunaan ungkapan kalimat tersebut akan menjadi lebih hidup, tidka monoton, hangat, dan menarik. Sebagai contoh perhatikan kalimat-kalimat berikut:
Penggunaan ungkapan hendaknya dilakukan dengan tepat menurut situasi dan kondisi saat terjadi komunikasi, penggunaan yang tidak sesuai dengan situasi komunikasi akan membuat arah pembicaraan menjadi tidak tepat sasaran, karena itu untuk menguasai ungkapan dengan baik, dibutuhkan latihan tentang penggunaan ungkapan secara tepat sesuai dengan tuntutan situasi komunikasi, misalnya untuk sarana komunikasi yang gembira, situasi sedih, tegang, menakutkan, santai, dan sebagainya dibutuhkan ungkapan yang berbeda.
Read more >>

Pengertian Ungkapan penuh (idom penuh)

Ungkapan penuh (idom penuh) adalah ungkapan yang berupa kata atau frasa yang maknanya tidak terekam atau tidak tergambarkan pada unsur-unsurnya.
Contoh:
Sepuluh tahun malang melintang di dunia kewirausahaan membuat Suryo dipercaya sudah cukup makan asam garam di dunia bisanis.
Asam garam= pengalaman.
Keyword: Pengertian Ungkapan penuh (idom penuh), Ungkapan penuh (idom penuh) adalah, Ungkapan penuh (idom penuh) yaitu, Ungkapan penuh (idom penuh) merupakan, yang dimaksud Ungkapan penuh (idom penuh), arti Ungkapan penuh (idom penuh), definisi Ungkapan penuh (idom penuh)
Read more >>

Pengertian Ungkapan sebagian (idom sebagian)

Ungkapan sebagian (idom sebagian) adalah ungkapan yang berupa kata atau frase yang maknanya masih tergambar atau salah satu unsurnya masih tetap dalam makna leksikal.
Contoh:
Mata batin seorang ibu benar-benar tidak bisa ditipu, meskipun anak cucunya baik dalam bersandiwara, namun ia tahu kalau anaknya sedang berbohong.
Mata batin=pandangan halus (batin).
Keyword: Pengertian Ungkapan sebagian (idom sebagian), Ungkapan sebagian (idom sebagian) adalah, Ungkapan sebagian (idom sebagian) yaitu, Ungkapan sebagian (idom sebagian) merupakan, yang dimaksud Ungkapan sebagian (idom sebagian), arti Ungkapan sebagian (idom sebagian), definisi Ungkapan sebagian (idom sebagian).
Read more >>

Pengertian Majas

Majas atau gaya bahasa adalah cara penarang atau seseorang yang mempergunakan bahasa sebagai alat untuk mengekspresikan perasaan dan buah pikiran yang terpendam di dlaam jiwanya.
Pada dasarnya majas dapat dibagi menjadi empat yaitu: majas perbandingan, majas sindiran, majas penegasan, dan majas pertentangan.
Keyword: Pengertian Majas, Majas adalah, Majas yaitu, Majas merupakan, yang dimaksud Majas, arti Majas, definisi Majas.
Read more >>

Pengertian Peribahasa

Peribahasa adalah kalimat atau kelompok kata yang mengiaskan maksud tertentu. Peribahasa merupakan cara berbahasa yang mengandung pengertian cara berbahasa yang bukan mengandung pengertian yang sebenarnya, melainkan arti kiasan.
Keyword: Pengertian Peribahasa, Peribahasa adalah, Peribahasa yaitu, Peribahasa merupakan, yang dimaksud Peribahasa, arti Peribahasa, definisi Peribahasa.
Read more >>

Pengertian Mengarang

Mengarang adalah aktivitas menuangkan ide/ gagasan ke dalam sebuah karya tulis dengan tujuan tertentu. Proses mengarang diawali dengan mencari ide. Selanjunya yang harus anda lakukan adalah membuat kerangka karangan, ialah suatu rencana kerja yang berisi garis besar dari suatu karangan yang akan ditulis.
Cara untuk menyusun kerangka karangan yaitu:
1. Dimulai dengan menentukan tema atau merumuskan tema yang jelas berdasarkan suatu topic atau tujuan yang akan dicapai.
2. Merumuskan pikiran utama atau kalimat utama.
3. Menyusun garis besar pikiran penjelas yang merupakan perincian dari pikiran utama.
4. Meneliti apakah pikiran penjelas berhubungan dengan pikiran utama serta apakah ada pikiran penjelas yang sama atau sederajat.
5. Menentukan susunan yang paling sesuai dan logis, dan yang tak kalah penting adalah menggunakan bahasa yang baik, bernalar, menarik, sesuai dengan jenis tulisan.
6. Langkah selanjutnya tentusaja mulai menulis.
Keyword: Pengertian Mengarang, Mengarang adalah, Mengarang yaitu, Mengarang merupakan, yang dimaksud Mengarang, arti Mengarang, definisi Mengarang.
Read more >>

Pengertian Tema karangan

Tema karangan adalah sesuatu yang akan disampaikan atau yang menjadi pokok masalah dalam karangan. Tema biasanya disampaikan dalam sebuah kalimat. Dalam kerangka karangan, tema dapat dijabarkan menjadi topik-topik yang lebih sempit.
Keyword: Pengertian Tema karangan, Tema karangan adalah, Tema karangan yaitu, Tema karangan merupakan, yang dimaksud Tema karangan, arti Tema karangan, definisi Tema karangan.
Read more >>

Pengertian Topik karangan

Topik karangan adalah jabaran dari tema karangan. Topik dalam karangan seharusnya lebih sempit dan terbatas. Dalam kerangka karangan, topik karangan dijabarkan menjadi gagasan-gagasan utama.
Menetapkan topik adalah suatu yang harus dilakukan setiap kali hendak membuat karangan berdasarkan tema.
Cara menetapkan topik karangan adalah sebagai berikut:
1. Topik yang diambil hendaknya berkaitan erat dengan tema.
2. Topik yang diambil haruslah topik yang benar-benar anda kuasai agar idea tau gagasan yang ada dibenak anda dapat dituangkan dengan baik dalam tulisan.
3. Topik yang dipilih hendaknya menarik dan menjadi isu di masyarakat.
Keyword: Pengertian Topik karangan, Topik karangan adalah, Topik karangan yaitu, Topik karangan merupakan, yang dimaksud Topik karangan, arti Topik karangan, definisi Topik karangan.
Read more >>

Pengertian Kerangka karangan

Kerangka karangan yaitu suatu rencana kerja yang isinya tentang ketentuan-ketentuan pokok bagaimana sebuah topik harus dikembangkan. Dengan cara menyusun Kerangka karangan terlebih dahulu maka akan mempermudah pekerjaan seseorang dalam menyusun sebuah karangan sehingga karangan akan lebih logis dan menjadi teratur. Dengan adanya kerangka karangan, maka seorang pengarang akan bisa membedakan gagasan-gagasan utama  dan gagasan-gagasan tambahan.
Manfaat membuat kerangka karangan sebelum menulis antara lain:
1. Menyusun karangan secara teratur.
2. Memudahkan penulis untuk menciptakan klimaks yang berlainan.
3. Menghindari penggarapan sebuah topik sampai dua kali atau lebih.
4. Menentukan pola susunan yang paling cocok dalam karangan yang dibuat.
Keyword: Pengertian Kerangka karangan, Kerangka karangan adalah, Kerangka karangan yaitu, Kerangka karangan merupakan, yang dimaksud Kerangka karangan, arti Kerangka karangan, definisi Kerangka karangan.
Read more >>

Pengertian Judul karangan

Judul karangan adalah kepala karangan atau sesuatu yang digunakan untuk menandai karangan. Judul karangan merupakan unsur yang memiliki peran penting, tetapi bukan merupakan masalah pokok atau ide karangan. Judul tidak harus ditetapkan sebelum menulis, tetapi dapat ditentukan setelah karangan selesai.
Judul merupakan nama karangan atau kepala karangan. Hal yang perlu diingat adalah bahwa judul sebaiknya berhubungan dengna tema.
Judul dalam karangan juga dapat ditentukan lebih dahulu sebelum karangan dijabarkan menjadi sebuah kerangka karangan. Dapat pula ditentukan setelah kerangka karangan dijaberkan menjadi karangan.
Keyword: Pengertian Judul karangan, Judul karangan adalah, Judul karangan yaitu, Judul karangan merupakan, yang dimaksud Judul karangan, arti Judul karangan, definisi Judul karangan.
Read more >>

Pengertian Intonasi Berita

Intonasi Berita adalah Intonasi yang digunakan untuk mengungkapkan pembicaraan yang berisi pemberitahuan tentang sesuatu. Dalam penulisan ditandai dengan penggunaan tanda titik (.).
Contoh: Ariel menyanyikan lagu Separuh Aku dengan penuh penghayatan.
Keyword: Pengertian Intonasi Berita, Intonasi Berita adalah, Intonasi Berita yaitu, Intonasi Berita merupakan, yang dimaksud Intonasi Berita, arti Intonasi Berita, definisi Intonasi Berita.
Read more >>

Pengertian Intonasi Pertanyaan

Intonasi Pertanyaan adalah Intonasi yang digunakan untuk bertanya tentang sesuatu (yang mengungkapkan maksud pembicara untuk minta ketergantungan dari lawan bicara). Dalam penulisan ditandai dengan penggunaan tanda Tanya (?).
Contoh: Apakah kamu menonton konser Noah semalam?
Keyword: Pengertian Intonasi Pertanyaan, Intonasi Pertanyaan adalah, Intonasi Pertanyaan yaitu, Intonasi Pertanyaan merupakan, yang dimaksud Intonasi Pertanyaan, arti Intonasi Pertanyaan, definisi Intonasi Pertanyaan.
Read more >>

Pengertian Intonasi Perintah

Intonasi Perintah atau Suruhan adalah Intonasi yang digunakan untuk mengungkapkan maksud pembicara supaya lawan bicara melakukan sesuatu perbuatan. Dalam penulisan ditandai dengan penggunaan tanda seru (!).
Contoh: Nyanyikan lagu ini di depan kelas!
Dalam kegiatan komunikasi lisan (berbicara)  penggunaan intonasi sangatlah penting, disamping lafal, tekanan , dan jeda. Jika anda berbicara tanpa nada atau irama yang sesuai dengan kalimat yang anda ucapkan, pasti akan terkesan aneh. Misalnya saja seharusnya anda mengucapkan sebuah kalimat dengan nada perintah, tetapi anda justru mengucapkan kalimat itu dengan nada bertanya.
Dalam bahasa Indonesia, intonasi memang memegang  peranan penting. Perlu anda ketahui bahwa suatu deretan kata atau kalimat dapat mengandung maksud yang bermacam-macam, sesuai dengan intonasi yang diterapakan. Kalimat yang sama jika diucapkan dengan nada yang berbeda akan mengandung maksud yang berbeda pula. Hal ini tergantung pada situasi pembicara.
Keyword: Pengertian Intonasi Perintah, Intonasi Perintah adalah, Intonasi Perintah yaitu, Intonasi Perintah merupakan, yang dimaksud Intonasi Perintah, arti Intonasi Perintah, definisi Intonasi Perintah.
Read more >>

Pengertian Fakta

Fakta adalah hal atau keadaan yang merupakan kenyataan atau sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi. Fakta bersifat objektif. Setiap orang akan memiliki kesamaan dalam pengamatan suatu fakta. Sebuah fakta mempunyai kebenaran mutlak dan tida bisa dibantah. Kejadian yang bisa diterima oleh akal sehat atau nalar tertentu saja disebut fakta.
Dalam penggunaannya fakta memiliki dua sifat yaitu fakta yang bersifat umum dan fakta yang bersifat khusus.
a. Fakta umum yaitu fakta/ keadaan/ peristiwa yang dapat ditemukan atau terjadi secara umum, atau sudah merupakan kelaziman.
Contoh:
- Matahari terbit dari timur dan terenam di barat setiap hari.
- Semua mamalia menyusui anaknya.
b. Fakta khusus yaitu fakta/ keadaan/ peristiwa yang ditemukan atau terjadi secara khusus atau istimewa atau ada keadaan tertentu saja.
Contoh:
- Offroader TB Adhi dan navigator Adi Indiarto memenangi seri kelima atau seri terakhir Kejuaraan GT Radial Savero Komodo MT-Speed Offroad di Sirkuit Harvest City, Bogor, Minggu malam.
Read more >>

Pengertian Opini

Opini atau pendapat adalah perkiraan, pikiran, atau tanggapan tentang suatu hal (seperti orang atau peristiwa). Opini atau pendapat bersifat subjektif. Pendapat orang mengenai suatu hal dapat berbeda-beda. Perbedaan pendapat yang dikeluarkan bergantung pada sudut pandang dan latar belakang yang dimiliki.
Opini atau pendapat adalah suatu keadaan yang belum pasti kebenarannya. Walaupun suatu kejadian yang diperhitungkan pasti terjadi, namun jika belum terjadi, kejadian tersebut dimasukkan sebagai opini. Apalagi penilain seseorang terhadap suatu benda atau keadaan atau kejadian jelas termasuk opini.
Keyword: Pengertian Opini, Opini adalah, Opini yaitu, Opini merupakan, yang dimaksud Opini, arti Opini, definisi Opini.
Read more >>

Pengertian Kata umum

Kata umum adalah kata yang dipakai untuk mengungkapkan ide atau gagasan yang luas ruang lingkupnya. Kata tersebut dapat digunakan pada banyak hal, kumpulan, atau keseluruhan sifat suatu barang.
Contoh:
- Seminggu dalam sebulan Suryo selalu bepergian ke luar negeri.
- Kendaraan yang dinaiki rombongan pengantar jamaah haji itu berhenti sebentar di dekat masjid.
Kata luar negeri dan kendaraan pada contoh kalimat diatas termasuk kata umum, kalau yang kata khusus seperti Italia dan motor. Istilah lain dari kata umum yaitu super-ordinat atau hipernim.
Keyword: Pengertian Kata umum, Kata umum adalah, Kata umum yaitu, Kata umum merupakan, yang dimaksud Kata umum, arti Kata umum, definisi Kata umum.
Read more >>

Pengertian Kata khusus

Kata khusus adalah kata yang digunakan untuk menyebut seluk beluk atau rincian, yang mengacu pada beberapa sifat suatu benda atau perinciannya.
Contoh:
Suryo sering ke Italia dalam rangka menjalankan tugas dari kantornya.
Pak karno membeli mobil Honda Jazz baru.
Kata Italia dapat disebut kata khusus. Kata khusus merupakan bagian dari kata umum atau bisa disebut hiponim. Misalnya, kata Italia merupakan sifat yang lebih khusus dibandingkan dengan kata Luar Negeri karena luar negeri merupakan kata umum.
Kata mobil Honda Jazz disebut kata khusus, kata umumnya yaitu kendaraan.
Keyword: Pengertian Kata khusus, Kata khusus adalah, Kata khusus yaitu, Kata khusus merupakan, yang dimaksud Kata khusus, arti Kata khusus, definisi Kata khusus.
Read more >>

Pengertian Narasi

Narasi adalah jenis karangan yang berisi cerita atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan terjadinya peristiwa.
Karangan narasi dapat dibedakan menjadi karangan yang berupa peristiwa fiktif dan nonfiksi.
Peristiwa Narasi juga lazim disampaikan secara tertulis dengan pla tertentu.
Cara menulis karangan narasi adalah sebagai berikut:
1. Menentukan tema karangan.
2. Menentukan tujuan karangan.
3. Mengumpulkan bahan-bahan karangan.
a. berdasarkan pengalaman pribadi atau orang lain.
b. berdasarkan imajinasi atau khayalan.
c. berdasarkan peristiwa lokal atau setempat, regional atau daerah, nasional, internasional.
4. Menyusun kerangka karangan.
a. menentukan tujuan secara jelas.
b. setiap paragraf disediakan hanya satu gagasan.
c. penyusunan dilakukan secara logis dan wajar.
5. Mengembangkan kerangka karangan.
a. narasi dapat disusun dengan alur yang variatif, baik alur maju, alur mundur, flash back, atau gabungan.
b. ragam bahasa yang digunakan untuk pengalaman atau peristiwa sebaiknya digunakan ragam bahasa baku, sedang untuk karya fiksi bisa digunakan bahasa nanbaku.
Keyword: Pengertian Narasi, Narasi adalah, Narasi yaitu, Narasi merupakan, yang dimaksud Narasi, arti Narasi, definisi Narasi.
Read more >>

Pengertian Peristiwa fiktif

Peristiwa fiktif adalah peristiwa khayalan hasil rekaan manusia, karangan berupa peristiwa fiktif termasuk karya nonilmiah.
Contohnya adalah karya sastra baik berupa cerpen, novel, drama, juga mitos, legenda, dan dongeng.
Keyword: Pengertian Peristiwa fiktif, Peristiwa fiktif adalah, Peristiwa fiktif yaitu, Peristiwa fiktif merupakan, yang dimaksud Peristiwa fiktif, arti Peristiwa fiktif, definisi Peristiwa fiktif.
Read more >>

Pengertian Peristiwa nonfiksi

Peristiwa nonfiksi adalah peristiwa yang benar-benar terjadi atau bukan khayalan.
Contoh peristiwa nonfiksi adalah yang berupa pengalaman baik pribadi maupun orang lain, dan peristiwa local, regional, nasional, dan Internasional.
Keyword: Pengertian Peristiwa nonfiksi, Peristiwa nonfiksi adalah, Peristiwa nonfiksi yaitu, Peristiwa nonfiksi merupakan, yang dimaksud Peristiwa nonfiksi, arti Peristiwa nonfiksi, definisi Peristiwa nonfiksi.
Read more >>

Pengertian Pengalaman

Pengalaman adalah peristiwa yang benar-benar pernah dialami. Pengungkapan pengalaman secara narasi berarti mengemukakan atau memaparkan suatu peristiwa atau pengalaman yang pernah dialami berdasarkan urutan waktu terjadinya peristiwa.
Mengungkapkan pengalaman bisa dilakukan baik secara tertulis maupun lesan, jadi membuat narasi pun dapat dilakukan secara lisan pula, contohnya adalah tradisi sastra lisan yang disampaikan dari mulut  ke telinga.
Penyampaian narasi secara lisan biasanya untuk menyampaikan cerita yang berupa mitos, legenda dan dongeng.
Keyword: Pengertian Pengalaman, Pengalaman adalah, Pengalaman yaitu, Pengalaman merupakan, yang dimaksud Pengalaman, arti Pengalaman, definisi Pengalaman.
Read more >>

Pengertian Mitos

Mitos adalah cerita tentang peristiwa dari waktu yang sangat lampau, biasanya tokohnya adalah para dwa, keturunan dewa, orang-orang sakti, suci, dan oleh pendukungnya dianggap benar-benar pernah terjadi, contohnya adalah mitos tentang Gerhana Matahari, dan Nyi Roro Kidul.
Keyword: Pengertian Mitos, Mitos adalah, Mitos yaitu, Mitos merupakan, yang dimaksud Mitos, arti Mitos, definisi Mitos.
Read more >>

Pengertian Legenda

Legenda adalah cerita tentang peristiwa terjadinya suatu fenomena alam tertentu, dan tidak diyakini pernah terjadi, contohnya adalah peristiwa terjadinya Gunung Tangkuban Perahu, dan peristiwa terjadinya Candi Prambanan.
Keyword: Pengertian Legenda, Legenda adalah, Legenda yaitu, Legenda merupakan, yang dimaksud Legenda, arti Legend, definisi Legenda.
Read more >>

Pengertian Dongeng

Dongeng adalah cerita khayalan yang tidak pernah terjadi, biasa dikisahkan sebagai pengantar tidur dan pendidikan budi pekerti, contohnya adalah dongeng Si Kancil.
Contoh penyampaian narasi secara lesan yang dikenal masyarakat luas adalah pagelaran wayang kulit, dalam wayang kulit sang Dalang sebagai narrator mengisahkan cerita secara monolog dengan memainkan seluruh karakter wayang.
Keyword: Pengertian Dongeng, Dongeng adalah, Dongeng yaitu, Dongeng merupakan, yang dimaksud Dongeng, arti Dongeng, definisi Dongeng.
Read more >>

Pengertian cerpen

cerpen adalah cerita pendek yang termasuk karya sastra yang cukup digemari remaja, terutama sebagai sarana mengisi waktu dan mendapatkan nilai-nilai etika,moral, dan akhlak. Cerpen banyak dimuat di surat kabar, majalah, atau kumpulan cerpen (antologi cerpen). Kita dapat menggali ajaran moral dan amanat yang ada di dalamnya meskipun mungkin cerpen itu ditulis hanya sekedar untuk menghibur atau memberikan kesenangan.
Dalam bagian ini anda akan berlatih mengidentifikasi alur, penokohan dan latar dalam cerpen. Ketiga hal tersebut (alur, penokohan, dan latar) merupakan unsur intrinsik cerpen. Unsur intrinsik ini sama halnya dengan unsur intrinsik pada novel. Jika perlu pelajari kembali uraian mengenai unsur-unsur pembangun karya sastra pada pelajaran sebelumnya (pembahasan tentang novel).
Keyword: Pengertian cerpen, cerpen adalah, cerpen yaitu, cerpen merupakan, yang dimaksud cerpen, arti cerpen, definisi cerpen.
Read more >>

Pengertian Alur

Alur merupakan rangkaian yang membentuk sebuah cerita. Peristiwa-peristiwa tersebut saling berhubungan satu dengan yang lain secara runtut sehingga terjalin suatu cerita yang bulat.
Tahapan alur sebuah cerita dibagi atas beberapa bagian seperti berikut ini.
a. Tahap penyituasian atau pengantar
Tahap ini merupakan tahap pembukaan cerita atau pemberian informasi awal, terutama berfungsi untuk melandasi cerita yang dikisahkan pada tahap berikutnya.
b. Tahap pemunculan konflik
Tahap ini merupakan tahap awal munculnya konflik. Konflik itu sendiri akan berkembang menjadi konflik-konflik pada tahap berikutnya. Peristiwa-peristiwwa yang menjadi inti cerita semakin mencegangkan dan menegangkan.
c. Tahap klimaks
Konflik-konflik yang terjadi atau ditampakan kepada para tokoh cerita mencapai tilik intensitas puncak. Klimaks sebuah cerita akan dialami oleh tokoh-tokoh utama yang berperan sebagai pelaku dan penderitaan terjadinya konflik utama.
d. Tahap peleraian
Konflik yang telah mencapai klimaks diberi penyelesaian. Ketegasan dikendurkan. Konflik-konflik tambahan (jika ada) juga diberi jalan keluar, kemudian cerita diakhiri. Tahap ini disesuaikan dengan tahap akhir di atas.
e. Tahap penyelesaian
Pada tahap ini konflik telah diatasi atau diselesaikan oleh tokoh. Cerita dapat diakhiri dengan gembira (happy ending) atau sedih (sad ending).
Keyword: Pengertian Alur, Alur adalah, Alur yaitu, Alur merupakan, yang dimaksud Alur, arti Alur, definisi Alur.
Read more >>

Pengertian Penokohan

Penokohan disebut juga perwatakan atau karaterisasi. Perwaakan dalam cerpen adalah pemberian sifat pada pelaku-pelaku cerita. Sifat yang diberikan akan tercermin pada pikiran, ucapan, dan pandangan tokoh terhadap sesuatu. Sifat inilah yang membedakan tokoh satu dengan tokoh lainnya.
Pengarang menggambarkan sifat tokoh melalui hal-hal berikut.
1. Penggambaran fisik (misalnya cara berpakaian, postur tubuh, bentuk rambut, warna kulit).
2. Penggambaran melalui cakapan yang dilakukan oleh tokoh itu sendiri maupun cakapan yang dilakukan oleh tokoh lain.
3. Teknik reaksi tokoh lain yang berupa pandangan, pendapat, sikap, komentar, dan lain-lain.
Keyword: Pengertian Penokohan, Penokohan adalah, Penokohan yaitu, Penokohan merupakan, yang dimaksud Penokohan, arti Penokohan, definisi Penokohan.
Read more >>

Pengertian Latar

Latar merupakan keterangan mengani waktu, ruang dan suasana terjadinya peristiwa atau cerita. Latar berhubungan erat dengan pelaku (tokoh) dalam suatu peristiwa. Oleh sebab itu, latar sangat mendukung jalan cerita. Adapun jenis-jenis latar seperti dibawah ini.
a. Latar Waktu
Latar waktu adalah keterangan tentang kapan peristiwa dalam cerpen tersebut terjadi. Misalnya: pagi hari, siang hari, atau malam hari.
b. Latar Tempat (ruang)
Latar tempat menunjukkan keterangan tempat peristiwa itu terjadi. Misalnya: dirumah, dikamar, di dalam bus, di halaman, atau di Jakarta.
c. Latar Suasana
Latar suasana menggambarkan suasana peristiwa yang terjadi. Misalnya: suasana gembira, sedih atau romantis.
Keyword: Pengertian Latar, Latar adalah, Latar yaitu, Latar merupakan, yang dimaksud Latar, arti Latar, definisi Latar.
Read more >>

Pengertian puisi

Secara etimologi, istilah puisi berasal dari bahasa yunani, poeima, "membuat" atau poesis, "pembuatan". Dalam bahasa Inggris disebut poem atau poetry. Puisi merupakan ekspresi pemikiran yang membangkitkan perasaan dan merangsang imajinasi pancaindra dalam susunan yang berirama. Tambahannya lagi, puisi merupakan rekaman dan interpretasi pengalaman manusia yang penting, digubah dalam wujud yang paling berkesan.
Esensi pusisi merupakan perwujudan pikiran, perasaan, dan pengalaman intelektual seorang penyair yang bersifat imajinatif, yang diungkapkan melalui bahasa yang memikat secara jujur dan sungguh-sungguh. Terdapat dua unsur penting yang membangun puisi, yakni metode puisi dan hakikat puisi. Metode puisi disebut juga struktur fisik puisi yang terdiri atas diksi. metode puisi disebut juga struktur fisik puisi yang terdiri atas diksi, pengimajian, kata konkret, bahasa figuratif, serta ritma dan rima. Adapun hakikat puisi disebut juga struktur batin puisi yang terdiri atas tema, perasaan, nada, dan amanat.Secara etimologi, istilah puisi berasal dari bahasa yunani, poeima, "membuat" atau poesis, "pembuatan". Dalam bahasa Inggris disebut poem atau poetry. Puisi merupakan ekspresi pemikiran yang membangkitkan perasaan dan merangsang imajinasi pancaindra dalam susunan yang berirama. Tambahannya lagi, puisi merupakan rekaman dan interpretasi pengalaman manusia yang penting, digubah dalam wujud yang paling berkesan.
Esensi pusisi merupakan perwujudan pikiran, perasaan, dan pengalaman intelektual seorang penyair yang bersifat imajinatif, yang diungkapkan melalui bahasa yang memikat secara jujur dan sungguh-sungguh. Terdapat dua unsur penting yang membangun puisi, yakni metode puisi dan hakikat puisi. Metode puisi disebut juga struktur fisik puisi yang terdiri atas diksi. metode puisi disebut juga struktur fisik puisi yang terdiri atas diksi, pengimajian, kata konkret, bahasa figuratif, serta ritma dan rima. Adapun hakikat puisi disebut juga struktur batin puisi yang terdiri atas tema, perasaan, nada, dan amanat.
Keyword: Pengertian puisi, puisi adalah, puisi yaitu, puisi merupakan, yang dimaksud puisi, arti puisi, definisi puisi.
Read more >>

Pengertian Pantun

Pantun merupakan ragam puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empat larik dengan irama akhir a-b-a-b. Setiap larik biasanya terdiri atas empat kata atau delapan sampai dengan 12 suku kata dan dengan ketentuan bahwa dua larik pertama selalu merupakan kiasan atau sampiran, sementara isi atau maksud sesungguhnya terdapat pada larik ketiga dan keempat. Berdasarkan struktur dan persyaratannya, pantun dapat terbagi ke dalam pantun biasa, pantun kilat atau karmina, dan pantun berkait.
Pantun merupakan bentuk puisi lama asli Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia (Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan sebagainya) memiliki pantun.
Keyword: Pengertian Pantun, Pantun adalah, Pantun yaitu, Pantun merupakan, yang dimaksud Pantun, arti Pantun, definisi Pantun.
Read more >>

Pengertian Syair

Syair bersumber dari kesusastraan Arab dan tumbuh memasyarakat sekitar abad ke 13, siering dengan masuknya agama Islam ke Nusantara. Seperti halnya pantun, syari memiliki empat larik dalam setiap baitnya, setiap larik terdiri atas empat kata atau antara delapan sampai dengan dua belas suku kata. Akan tetapi, syair tidak pernah menggunakan sampiran. Dengan kata lain, larik-larik yang terdapat dalam syair memuat isi syair tersebut. Perbedaan pantun dan syair terletak juga pada pola rima. Apabila pantun berpola a-b-a-b maka syair berpola a-a-a-a.
Keyword: Pengertian Syair, Syair adalah, Syair yaitu, Syair merupakan, yang dimaksud Syair, arti Syair, definisi Syair.
Read more >>

Pengertian Pantun berbait

Pantun berbait merupakan pantun yang tidak cukup satu bait saja melainkan terdiri atas beberapa bait yang bersambung-sambung. Hubungan pantun tersebut sebagai berikut. Larik kedua dan keempat pada bait pertama dipakai kembali pada larik pertama dan ketiga bait kedua. Demikian seterusnya hubungan antara bait kedua dan ketiga, ketiga dan keempat, dan seterusnya.
Contoh
Sarang garuda di pohon beringin,
buah kemuning di dalam puan,
sepucuk surat dilayangkan angin,
putih kuning sambutlah puan,
Keyword: Pengertian Pantun berbait, Pantun berbait adalah, Pantun berbait yaitu, Pantun berbait merupakan, yang dimaksud Pantun berbait, arti Pantun berbait, definisi Pantun berbait.
Read more >>

Pengertian Talibun

Talibun adalah pantun yang terdiri atas enam, delapan, atau sepuluh baris. pembagian baitnya, yaitu separuh atas atau pertama sampiran dan seperuh bawah atau kedua isi pantun itu.
Contoh:
kalau anak pergi ke pekan,
Yu beli belanak beli
Ikan panjang beli dahulu

Kalau anak pergi berjalan
Ibu cari sanak pun cari,
Induk semang cari dahulu.
Keyword: Pengertian Talibun, Talibun adalah, Talibun yaitu, Talibun merupakan, yang dimaksud Talibun, arti Talibun, definisi Talibun.
Read more >>

Pengertian karmina

Pantun kilat (karmina) merupakan pantun yang dikenal dengan sebutan dua seuntai. Pantun kilat atau karmina atau pantun dua seuntai adalah pantun yang hanya terdiri atas dua larik, yaitu larik pertama sebagai sampiran dan larik kedua isinya. Sebenarnya berasal dari empat larik, yang tiap larik bersuku kata empat atau lima, lalu kedua larik itu diucapkan seoalah-olah sebuah kalimat.
Contoh:
Pisang kepok
pisang berbiji,
Anak mondok,
diambil istri.
Lalu dijadikan:
Pisang kepok, pisang berbiji
Anak mondok, diambil istri.
Keyword: Pengertian karmina, karmina adalah, karmina yaitu, karmina merupakan, yang dimaksud karmina, arti karmina, definisi karmina.
Read more >>

Pengertian Paragraf Induktif

Paragraf Induktif yaitu paragraf yang diawali dengan kalimat-kalimat penjelas dan diakhiri dengan kalimat utama. Jadi, ide pokoknya berada di akhir paragraf.
Contoh:
Ani tidak pernah telat masuk sekolah. Ani juga selalu mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya. Saat dirumah Ani juga rajin membantu pekerjaan orang tuanya. Ani memang anak yang rajin.
Keyword: Pengertian Paragraf Induktif, Paragraf Induktif adalah, Paragraf Induktif yaitu, Paragraf Induktif merupakan, yang dimaksud Paragraf Induktif, arti Paragraf Induktif, definisi Paragraf Induktif.
Read more >>

Pengertian Paragraf Deduktif

Paragraf Deduktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat utama dan diikuti kalimat penjelas. Jadi paragraf ini dikembangkan dari materi yang mempunyai cakupan umum, kemudian diikuti kalimat-kalimat yang mempunyai cakupan khusus.
Contoh
Tugas pemerintah Indonesia memang berat. Saat ini pemerintah mendirikan rumah sakit dimana-mana, baik di desa maupun di kota. Tentu saja diperlukan dana yang cukup banyak. Dalam hal ekonomi, Indonesia  telihat jatuh terpuruk karena masih mempunyai hutang luar negeri yang cukup besar. Dalam bidang pendidikan, pemerintah mengupayakan kualitas sehingga kurikulum berubah-ubah . Selain itu dalam bidang-bidang yang lainnya juga perlu penanganan yang serius. 
Keyword: Pengertian Paragraf Deduktif, Paragraf Deduktif adalah, Paragraf Deduktif yaitu, Paragraf Deduktif merupakan, yang dimaksud Paragraf Deduktif, arti Paragraf Deduktif, definisi Paragraf Deduktif
Read more >>

Pengertian Hikayat

Hikayat adalah karya sastra yang tergolong dalam bentuk prosa. Karya ini selalu dikaitkan dengan unsur-unsur sejarah sehingga untuk memahaminya pembaca harus mempunyai kesabaran. Secara umum, hikayat mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1. Adanya tokoh pusat dikelilingi oleh tokoh-tokoh sampingan yang semuanya mewakili sejumlah kelompok tertentu.
2. Tokoh pusat dalam segala suasana selalu menonjol keunggulan dan kebaikan.
3. Perlawanan antara dua pihak secara terus-menerus. Pihak yang baik yang hendak memantapkan lagi keserasian hukum alam sementara yang terancam oleh pihak yang jahat.
Perlawanan antara yang baik dan yang jahat menyebabkan peperangan yang tiada henti.
Keyword: Pengertian Hikayat, Hikayat adalah, Hikayat yaitu, Hikayat merupakan, yang dimaksud Hikayat, arti Hikayat, definisi Hikayat.
Read more >>

Pengertian Novel

Novel adalah sebuah karangan prosa yang tergolong panjang, yang mengandung susunan cerita kehidupan seseorang dengan orang yang berada di sekitarnya. Selain itu dalam novel juga menonjolkan sifat dan watak setiap tokoh. Umumnya, cerita yang ditulis di dalam novel diawali dari kejadian atau peristiwa penting yang yang pernah dialami oleh pelaku/ tokoh cerita, yang nantinya akan mengubah nasib hidupnya. Misalnya, novel pada sebuah kapal, karya Nh. Dini, dimulai ketika sang tokoh berusia tiga belas tahun, saat ayahnya meninggal.
Keyword: Pengertian Novel, Novel adalah, Novel yaitu, Novel merupakan, yang dimaksud Novel, arti Novel, definisi Novel.
Read more >>

Pengertian drama

Kata drama berasal dari kata dramoi (Yunani), yang berarti 'menirukan'. Aristoteles menjelaskan bahwa drama adalah tiruan manusia dalam gerak-gerik. Kamus besar Bahasa Indonesia menyebutkan bahwa darama adalah:
1. Komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku atau dialog yang dipentaskan.
2. Cerita atau kisah, terutama yang melibatkan konflik atau emosi, yang khusus disusun untuk pertunjukkan teater.
3. Kejadian yang menyedihkan. (Makna yang terakhir merupakan makna laiin yang ditemukan dalam cakapan.)
Keyword: Pengertian drama, drama adalah, drama yaitu, drama merupakan, yang dimaksud drama, arti drama, definisi drama.
Read more >>

Pengertian Prosa

Tahukah kamu apa yang dimaksud prosa? Nah kali ini kami akan memberikan penjelasan tentang Pengertian prosa. Prosa adalah karya sastra yang berbentuk cerita yang bebas, tidak terlihat oleh rima, irama, dan kemeduan bunyi seperti puisi. Bahasa prosa seperti bahasa sehari-hari. Menurut isinya, prosa terdiri atas prosa fiksi dan nonfiksi.
Keyword: Pengertian Prosa, Prosa adalah, Prosa yaitu, Prosa merupakan, yang dimaksud Prosa, arti Prosa, definisi Prosa.
Read more >>

Pengertian Prosa fiksi

Apa sih Prosa fiksi itu? Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan pengertian prosa fiksi. Prosa fiksi adalah prosa yang berupa cerita rekaan atau khayalan pengarangnya. Isi cerita tidak sepenuhnya berdasarkan pada fakta. Prosa fiksi disebut juga karangan narasi sugestif/ imajinatif.
Keyword: Pengertian Prosa fiksi, Prosa fiksi adalah, Prosa fiksi yaitu, Prosa fiksi merupakan, yang dimaksud Prosa fiksi, arti Prosa fiksi, definisi Prosa fiksi.
Read more >>

Pengertian Cerpen

Tahukah kamu apa itu Cerpen? Cerpen adalah cerita rekaan yang pendek dalam arti hanya berisi pengisahan dengan fokus pada satu konfik saja dengan tokoh-tokoh yang terbatas dan tidak berkembang. Alur ceritanya memaparkan penyelesaian konfik yang diungkapkan.
Keyword: Pengertian Cerpen, Cerpen adalah, Cerpen yaitu, Cerpen merupakan, yang dimaksud Cerpen, arti Cerpen, definisi Cerpen.
Read more >>

Pengertian novel

Kita sering mendengar kata novel namun tahu kah kamu apa pengertian novel? Kata novel berasal dari bahasa Italia, yaitu novella, yang berarti “barang baru yang kecil”. Pada awalnya, dari segi panjangnya novella memang sama dengan cerita pendek dan novelet. Novel dapat diartikan sebagai cerita berbentuk prosa yang menyajikan permasalahan-permasalahan secara kompleks, dengan penggarapan unsur-unsurnya secara lebih luas, serta terperinci. Para tokoh dan watak tokoh pun lebih berkembang sampai mengalami perubahan nasib.  Penggambaran latar lebih detail. Bersamaan dengan perjalanan waktu terjadi perubahan-perubahan hingga konflik terselesaikan.
Keyword: Pengertian novel, novel adalah, novel yaitu, novel merupakan, yang dimaksud novel, arti novel, definisi novel.
Read more >>

Pengertian Roman

Sesunggguhnya roman tergolong lebih tua daripada novel. Roman (romance) berasal dari jenis sastra epik dan romansa abad pertengahan. Sastra jenis ini sering berkisah mengenai hal-hal bersifat romantik, penuh angan-angan, dan biasanya temanya adalah kepahlawanan sastra percintaan.
Keyword: Pengertian Roman, Roman adalah, Roman yaitu, Roman merupakan, yang dimaksud Roman, arti Roman, definisi Roman.
Read more >>

Pengertian Dongeng

Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian luar biasa penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat sebagai suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik) dan menghibur. Dongeng termasuk dalam prosa lama, yaitu karya prosa yang hidup dan berkembang dalam masyarakat tradisional.
Keyword: Pengertian Dongeng, Dongeng adalah, Dongeng yaitu, Dongeng merupakan, yang dimaksud Dongeng, arti Dongeng, definisi Dongeng.
Read more >>

Pengertian Unsur intrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang hadir di dalam teks dan secara langsung membangun suatu teks. Unsur-unsur intrinsik karya prosa fiksi sebagai berikut yaitu: tokoh dan penokohan, alur, latar, alamat, tema, sudut pandang, gaya bahasa.
Keyword: Pengertian Unsur intrinsik, Unsur intrinsik adalah, Unsur intrinsik yaitu, Unsur intrinsik merupakan, yang dimaksud Unsur intrinsik, arti Unsur intrinsik, definisi Unsur intrinsik.
Read more >>

Pengertian Tokoh

Tokoh adalah pelaku cerita. Setiap tokoh memiliki watak atau karakter. Watak atau karakter setiap tokoh berbeda-beda. Adapun penokohan adalah cara pengarang menampilkan tokoh-tokoh dan watak-wataknya dalam cerita. Watak tokoh dalam cerita dijelaskan pengarang secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung, pengarang menjelaskan nama tokoh beserta gambaran fisik, kepribadian, lingkungan kehidupan, jalan pikiran, dan proses berbahasa. Watak tokoh dapat juga dijelaskan secara tidak langsung, misalnya melalui percakapan/ dialog, digambarkan oleh tokoh lainnya, reaksi dari tokoh lain, pengungkapan kebiasaan tokoh, jalan pikiran, atau tindakan saat menghadapi masalah.
Keyword: Pengertian Tokoh, Tokoh adalah, Tokoh yaitu, Tokoh merupakan, yang dimaksud Tokoh, arti Tokoh, definisi Tokoh.
Read more >>

Pengertian Alur

Alur adalah jalan cerita atau cara pengarang bercerita. Alur dapat disebut juga rangkaian, tahapan, atau pengembangan cerita. Alur merupakan sarana pengarang memulai cerita, mengembangkan, dan mengakhirinya. Alur terdiri atas alur maju, alur mundur (flash back), alur melingkar, dan alur campuran. Tahapan-tahapan alur, yaitu: pengenalan, pengungkapan masalah, menuju konflik, ketegangan, penyelesaian.
Keyword: Pengertian Alur, Alur adalah, Alur yaitu, Alur merupakan, yang dimaksud Alur, arti Alur, definisi Alur.
Read more >>

Pengertian latar

Latar tempat adalah latar yang merupakan loakasi tempat terjadinya peristiwa cerita, baik nama kota, jalan, gunung, maupun rumah. Latar waktu adalah latar yang berhubungan dengan saat terjadinya peristiwa cerita, baik berupa penanggalan penyebutan peristiwa sejarah, penggambaran situasi malam, pagi siang, maupun sore. Latar adalah keadaan berupa adat istiadat, busaya, nilai-nilai/ norma, dan sejenisnya yang terdapat di tempat peristiwa cerita.
Keyword: Pengertian latar, latar adalah, latar yaitu, latar merupakan, yang dimaksud latar, arti latar, definisi latar.
Read more >>

Pengertian Amanat

Amanat adalah pesan yang ingin disampakan pengarang kepada pembaca/ penonton/ pendengar. Terdapat beberapa cara mengungkapkan pesan, yaitu secara eksplisit dan implisit. Secara eksplisit, yaitu pengarang mengemukakan pesannya secara langsung (tertera dalam cerita). Secara implisit, yaitu pengarang mengemukakan pesannya secara tidak langsung sehingga pembaca sendiri yang harus mencarinya (tersirat).
Keyword: Pengertian Amanat, Amanat adalah, Amanat yaitu, Amanat merupakan, yang dimaksud Amanat, arti Amanat, definisi Amanat.
Read more >>

Pengertian Tema

Tema adalah ide/ gagasan yang disampaikan pengarang dalam ceritanya. Tema ini akan diketahui setelah seluruh unsur prosa fiksi dikaji. Dalam menerapkan unsur-unsur tersebut pada saat mengapresiasi karya prosa, pengapresiasi tidak sekedar menganalisis dan memecahnya tiap bagian, tetapi juga setiap unsur tersebut harus dilihat kepaduannya dengan unsur lain. Penganalisis akan melihat hubungan unsur-unsur tersebut berupa kekuatan saling mendukung dan memperkuat dalam menyampaikan tema cerita atau justru sebaliknya.
Keyword: Pengertian Tema, Tema adalah, Tema yaitu, Tema merupakan, yang dimaksud Tema, arti Tema, definisi Tema.
Read more >>

Pengertian Sudut pandang

Sudut pandang (point of view) adalah cara atau kedudukan seseorang pengarang di dalam sebuah cerita. Sudut pandang dibagi menjadi dua macam yaitu sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga. Sudut pandang orang pertama artinya pengarang berada di dalam sebuah cerita yang ditandai dengan penggunaan kata ganti aku atau saya. Sudut pandang orang ketiga artinya pengarang tidak ikut dalam sebuah ceritaartinya pengarang tidak ikut dalam sebuah cerita yang ditandai dengan penggunaan kata ganti orang ketiga seperti dia, ia, atau nama tokoh secara langsung.
Keyword: Pengertian Sudut pandang, Sudut pandang adalah, Sudut pandang yaitu, Sudut pandang merupakan, yang dimaksud Sudut pandang, arti Sudut pandang, definisi Sudut pandang.
Read more >>

Pengertian Gaya bahasa

Gaya bahasa adalah cara pengarang menguraikan ceritanya. Rauang lingkup gaya bahasa meliputi penggunaan kalimat, pemilihan diksi (pilihan kata), penggunaan majas, dan penghematan kata. Gaya bahasa/ majas yang digunakan antara lain gaya serta bahasa lugas. Bahasa pergaulan atau bahasa sehari-hari, gaya satire atau sindiran halus yang biasanya menggunakan simbol-simbol.
Keyword: Pengertian Gaya bahasa, Gaya bahasa adalah, Gaya bahasa yaitu, Gaya bahasa merupakan, yang dimaksud Gaya bahasa, arti Gaya bahasa, definisi Gaya bahasa.
Read more >>

Pengertian Unsur Ekstrinsik

Unsur Ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar karya sastra dan secara tidak langsung ikut membangun karya sastra, misalnya biografi pengarang, kondisi sosial-budaya, kondisi politik, agama, moral, dan filsafat. Karya sastra menjadi semkin bermakna dengan adanya unsur-unsur tersebut. 
Keyword: Pengertian Unsur Ekstrinsik, Unsur Ekstrinsik adalah, Unsur Ekstrinsik yaitu, Unsur Ekstrinsik merupakan, yang dimaksud Unsur Ekstrinsik, arti Unsur Ekstrinsik, definisi Unsur Ekstrinsik.
Unsur Ekstrinsik adalah
Read more >>

Pengertian Prosa nonfiksi

Prosa nonfiksi adalah karangan yang tidak berdasarkan rekaan atau khayalan pengarang, tetapi berisi hal-hal yang berupa informasi faktual (kenyataan) atau berdasarkan pengamatan pengarang. Karangan ini diungkapkan secara sistematik, kronologis, atau kilas balik dengan menggunakan bahasa semifor-mal. Karangan ini berbentuk eksposisi, persuasi, deskripsi, atau campuran. Prosa nonfiksi disebut juga karangan semiilmiah. Karangan yang termasuk karangan semiilmiah adalah artikel, tajuk rencana, opini, feature, tips, biografi, reportase, iklan, pidato, dan sebagainya.
Keyword: Pengertian Prosa nonfiksi, Prosa nonfiksi adalah, Prosa nonfiksi yaitu, Prosa nonfiksi merupakan, yang dimaksud Prosa nonfiksi, arti Prosa nonfiksi, definisi Prosa nonfiksi.
Read more >>

Pengertian Puisi

Puisi merupakan salah satu kegiatan apresiasi selain membaca puisi dengan penuh penghayatan, menulis puisi dan mendklamasikannya, serta menulis resensi puisi. Puisi yang berkembang saat ini tidaklah lagi mematuhi persyaratan atau keterkaitan pada puisi lama.
Puisi lebih diartikan pada wujud ekspresi pikiran dan batin seseorang melalui kata-kata yang terpilih dan dapat mewakili berbagai ungkapan makna sehingga menimbulkan tanggapan khusus, keindahan, dan penafsiran beragam. Puisi disebut juga ekspresi tidak langsung atau ucapan ke inti masalah, peristiwa, maupun narasi.
Keyword: Pengertian Puisi, Puisi adalah, Puisi yaitu, Puisi merupakan, yang dimaksud Puisi, arti Puisi, definisi Puisi.
Read more >>

Pengertian Majas

Majas adalah bahasa kias yang dipergunakan untuk memperoleh efek tertentu dari suatu benda atau hal dengan cara membandingkannya dengan benda atau hal yang lebih umum. Dilihat dari sudut pandang bahasa, majas dapat dibedakan berdasarkan titik tolak unsur bahasa yang digunakan, yaitu gaya bahasa, pilihan kata, nada yang terkandung dalam wacana, struktur kalimat, dan langsung tidaknya makna. Dalam buku Diksi dan Gaya Bahasa, Gorys Keraf membagi majas atau gaya bahasa menjadi beberapa macam sudut pandang, yaitu gaya bahasa berdasarkan pilihan kata, gaya bahasa berdasarkan nada, gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat, dan gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna.
Keyword: Pengertian Majas, Majas adalah, Majas yaitu, Majas merupakan, yang dimaksud Majas, arti Majas, definisi Majas.
Read more >>

Pengertian Ungkapan

Ungkapan adalah satuan bahasa (kata, frasa, atau kalimat) yang tidak dapat diramalkan berdasarkan unsur-unsur pembentuknya. Contoh ungkapan, yaitu perang dingin, kabar angin, kambing hitam, atau naik daun. Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang mengisahkan maksud tertentu berupa perbandingan, pertentangan, sindiran, dan penegasan. Ungkapan dan peribahasa juga banyak digunakan dalam cerpen, novel, ataupun puisi. Penggunaan ungkapan dan peribahasa termasuk salah satu unsur gaya bahasa dalam kesusastraan.
Keyword: Pengertian Ungkapan, Ungkapan adalah, Ungkapan yaitu, Ungkapan merupakan, yang dimaksud Ungkapan, arti Ungkapan, definisi Ungkapan.
Read more >>

Pengertian Kata baku

Kata baku adalah kata standar berdasarkan kaidah kebahasaan. Kaidah kebahasaan tersebut terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Ejaan yang Disempurnakan, dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Kamus Besar Bahasa Indonesia berisi daftar kata baku bahasa Indonesia. Ejaan yang Disempurnakan berisi aturan pemakian kata baku. Sementara itu, Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia berisi klasifikasi kata hingga menjadi kalmimat dan wacana.
Keyword: Pengertian Kata baku, Kata baku adalah, Kata baku yaitu, Kata baku merupakan, yang dimaksud Kata baku, arti Kata baku, definisi Kata baku.
Read more >>